Kegiatan yang diketuai oleh Dinar maftuh fajar angkatan 2009 ini sudah mulai direncanakan di awal masa bhakti, panitianya pun sudah mulai bekerja sejak 9 bulan sebelum hari H, yakni bulan Maret lalu. Di awal-awal persiapan tersebut, banyak hal yang mesti dilakukan sehingga memaksa beberapa panita untuk jarang pulang kampung ketika liburan tiba, diantaranya karena harus mencari sponsorship, mengurusi administrasi dan surat-menyurat, mengonsep kegiatan, membuat desain publikasi, dsb.
Setiap kegiatan yang dilaksanakan, tidak akan pernah luput dari goncangan dan cobaan yang bisa datang dari mana saja, begitu halnya dengan Photon. Dari awal direncanakannya Photon, sudah banyak pihak yang meragukan, Apakah Photon akan mampu menjangkau tingkat nasional? Masalah juga muncul ketika persiapan Photon, misalnya mulai dari keterbatasan dana, kesibukan jadwal kuliah, mendadak sakit, timbul konflik internal, dsb. Tapi keyakinan diri yang dimiliki menguatkan panitia untuk tetap percaya dan yakin bahwa Photon adalah acara yang lebih besar dari sebelumnya dan acara ini akan sukses.
Ketika berlangsungnya kegiatan juga tidak luput dari timbulnya masalah. Meski sudah di koordinasi ddengan baik, miskomunikasi antar rayon tetap saja masih terjadi. Saat pelaksanan semifinal dan final SMP, terjadi hal yang tidak diduga sebelumnya. terjadi pemadaman listrik di kampus dan daerah sekitarnya. Saat itu persiapan panitia selama 9 bulan terasa sia-sia. Semua orang hampir putus asa. Namun semua kesabaran dan pengorbanan yang telah dilakukan akhirnya terbayar sudah, semifinal dan final SMA dapat berjalan dengan lancar, acaranya berkesan dan mengagumkan.
Bannyak hal yang dapat diambil sebagai pengalaman dari pelaksanaan Photon, seperti perencanaan kegiatan yang lebih matang dengan mempertimbangkan hal-hal yang tidak terduga, percaya pada kemampuan tim serta tetap menjaga kekompakan panitia dalam menghadapi segala rintangan.



2 comments:
oke gan
Mantab gan...
Posting Komentar